“Kita sangat berterima kasih kepada para pewakaf, karena begitu besarnya kepedulian mereka terhadap pembangunan pondok pesantren, sehinga pondok-pondok tahfidz tumbuh pesat di Wajo,” ucap Amran Mahmud.
Terlebih lagi, lanjut Bupati Wajo, kehadiran pondok-pondok tahfidz di kota hingga ke pedesaan sangat mendukung program pemerintah daerah untuk mencetak ribuan tahfidz Al-qura’an di Bumi Lamaddukkelleng.
“Saat ini jumlah anak didik Tahfidz/Tahfidzah Al-qur’an di Wajo sudah ada sekitar 1400 dan sudah ada 20 pondok Tahfidz yang terdaftar,” katanya. (Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















