Home / Nasional

Rabu, 16 Juni 2021 - 21:39 WIB

dr. Reisa: Cara Jitu Melawan Varian Virus Baru dan COVID-19 Secara Umum, Tingkatkan Disiplin Pakai Masker

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Kartikasari Broto Asmoro

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Kartikasari Broto Asmoro

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Rabu, 16 Juni 2021, Indonesia kembali mencatatkan angka kasus COVID-19 yang tinggi yakni 9.944 orang terkonfirmasi positif. Hingga saat ini lebih dari 110 ribu kasus aktif tengah ditangani.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Kartikasari Broto Asmoro mengatakan, kenaikan ini sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Mesti tidak diinginkan tetapi pemerintah sudah perkirakan terutama ketika
larangan mudik dan arus balik tidak diperhatikan dengan serius.

“Angka keterisian ruang gawat darurat dan tempat tidur di rumah sakit sudah mengkhawatirkan. Bed Occupancy Ratio (BOR) sudah lebih dari 50 persen, di beberapa daerah bahkan sudah penuh,” ujar dr Reisa, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga:  Sanksi Tegas Menanti Oknum ASN Wajo Terlibat Narkoba

Dia mengatakan, Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet di Kemayoran sudah mencatat lonjakan pasien yang drastis. Saat ini sudah 80% tempat tidur yang tersedia dihuni oleh pasien positif yang dikarantina. Kenaikan kasus yang drastis terjadi di beberapa kota dan kabupaten di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Varian baru virus yang disebut varian Delta telah dikonfirmasi beredar di Jawa Tengah dan kemungkinan di daerah lain.

“Namun perlu kita semua sadari, bahwa varian apapun yang akan muncul sebagai mutasi alami si virus tidak mungkin akan menjangkiti orang lain apabila semua tindakan pencegahan kita lakukan,” kata dr Reisa.

Baca Juga:  Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Percepat Pengendalian Wabah PMK, Jelang Idhul Idha 1443 Hijriah

dr Reisa menegaskan, cara jitu melawan varian virus baru dan COVID-19 secara umum adalah dengan masker yang bisa melindungi diri dan orang lain. Karena virus SARS COV 2 menular melalui droplet. Namun, lanjut dr Reisa, masker yang dipakai harus yang ampuh menangkal droplet masuk ke tubuh lewat rongga mulut, hidung, dan mata.

“Masker bedah yang sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan adalah yang paling direkomendasikan,” ujar dr Reisa.

Share :

Baca Juga

Nasional

Menunggu Titah dari Kalteng, Jalan Keluar Jebakan HPM Tinggi Pasir Kuarsa Kepri

Nasional

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur

Nasional

Pekan Kedua April 2027, Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern