Home / Nasional

Rabu, 16 Juni 2021 - 21:39 WIB

dr. Reisa: Cara Jitu Melawan Varian Virus Baru dan COVID-19 Secara Umum, Tingkatkan Disiplin Pakai Masker

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Kartikasari Broto Asmoro

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Kartikasari Broto Asmoro

Untuk masker kain, pastikan pakai masker kain yang terdiri dari minimal tiga lapis. Lapisan pertama adalah lapisan kain hidrofilik seperti katun, lapisan kedua biasanya katun atau polyester, dan lapisan ketiga atau bagian masker paling luar menggunakan lapisan hidrofobik atau bersifat antiair seperti terbuat dari polypropylene untuk menangkal droplet menembus masker kain.

“Ingat! Masker kain hanya dapat dipakai maksimal 4 jam, apabila basah atau lembab segera diganti. Karena itu, bawalah beberapa masker saat keluar rumah,” ujarnya.

dr Reisa mengingatkan, gunakan masker dengan tepat. Tutupi bagian hidung dan mulut sepenuhnya dan cuci tangan sebelum memakai dan melepas masker hanya sentuh bagian tali dan jangan sentuh bagian depan masker bagian tersebut sudah
tidak bersih dan berisiko mengandung droplet.

Baca Juga:  Penutupan Porwanas XIV, Kalimantan Selatan Dirangkaikan Malam Ramah Tamah Gubernur Kalimantan Selatani

Dalam kesempatan itu, dia menyebut membuka masker dapat dilakukan pada saat makan dan minum atau olahraga dengan syarat berjauhan dengan orang lain, dengan jarak yang aman minimal dua meter, dan lebih aman lagi apabila dilakukan saat sendirian saat berada di ruang terbuka.

“Jangan buka masker di ruang tertutup yang banyak orangnya. Saya jelaskan lagi bahwa virus adalah makhluk mikroorganisme yang dapat saja melayang di udara ruang tertutup atau bersifat aerosol,” katanya.

Baca Juga:  Korban Banjir Bandang di Sentani Jayapura Terus Bertambah, 42 Orang Tewas

Masih menurut dr Reisa, seruan untuk menjauhi kerumunan adalah seruan yang benar. Berkumpulnya banyak orang di satu tempat tanpa diketahui status kesehatan mereka memunculkan risiko tertular sangat besar. Kerumunan membuka kemungkinan kontak dan menghilangkan jarak aman, situasi seperti itu membuat mudah tertular COVID-19. “Maka jauhi kerumunan dan kurangi mobilitas keluar rumah yang tidak mendesak,” tegas dr Reisa.(Tim Komunikasi KPCPEN).

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Nasional

Menunggu Titah dari Kalteng, Jalan Keluar Jebakan HPM Tinggi Pasir Kuarsa Kepri

Nasional

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur

Nasional

Pekan Kedua April 2027, Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern