Ia menyesalkan tindakan aparat yang emosional hingga main tangan memukuli warga, apalagi perempuan muda yang katanya lagi hamil. Seharusnya katanya aparat lebih humanis dan rasional dalam menyikapi dinamika masyarakat untuk menaati aturan pemerintah.
“Kita berikan apresiasi yang tinggi bagi pemerintah dalam hal ini Satpol PP menegakkan kebijakan. Walaupun demikian tanggung jawab kita terhadap hukum tidak semestinya menghilangkan sisi kemanusiaan, mesti lebih bijak dalam menegur karena sejumlah aturan larangan selama PPKM bersinggungan dengan aspek mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan roda kehidupannya sehari-hari,” tutur Pemuda asal Kabupaten Wajo ini.
Mahasiswa Pascasarjana Unhas tersebut juga meminta Kapolres Gowa untuk mengusut tuntas kasus penganiyaan dan kekerasan yang dilakukan anggota Satpol PP Gowa dan mempertanggung jawabkan tindakannya di muka umum
“Kami Mendorong Aparat Penegak Hukum kepolisian bekerja secara konkret memproses pelaku yang ugal-ugalan tersebut sebagai bentuk bahwa dinegara demokrasi ini kita tak boleh melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan nilai-nilai kebangsaan kita, Lindungi masyarakat dengan cara aman dan damai,” tandasnya.(*rls)
Editor: Manaf Rachman
















