Home / Pendidikan

Senin, 2 Agustus 2021 - 14:37 WIB

Bupati Wajo Hadiri Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa KKLP STIE dan STIH Lamaddukkelleng

Bupati Wajo, H. Amran Mahmud memberikan sambutan saat pada acara pembekalan dan pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Lamaddukkelleng di Kampus Lamaddukkelleng, Senin (2/8//2021).--humas--

Bupati Wajo, H. Amran Mahmud memberikan sambutan saat pada acara pembekalan dan pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Lamaddukkelleng di Kampus Lamaddukkelleng, Senin (2/8//2021).--humas--

Bupati Wajo, Amran Mahmud dalam kesempatan itu menyampaikan pemerintahan yang dijalankannya saat ini, bagaimana dia berupaya mewujudkan Good Governance yakni pemerintahan yang selalu hadir di tengah masyarakat. Pemerintahan yang akuntabilitas, transparansi, bersih dan legitimen mendapat kepercayaan kepada masyarakat.

“Ini pemerintahan yang diidamkan masyarakat, dimana pemerintah terus hadir di tengah-tengah masyarakatnya dan menjadi pelayan yang baik bagi mereka,” ujarnya.

Karena itu, Bupati berharap, melalui program KKLP ini, mahasiswa benar-benar bisa memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, termasuk bersinergi membantu program pemerintah daerah yang telah berjalan saat ini.

“Kami berharap adik-adik bisa mengedukasi masyarakat, karena kalau kita melihat media sosial saat ini, semua yang dikerjakan pemerintah, itu salah semua. Ini yang perlu kita luruskan bersama apa yang sebenarnya terjadi. Agar hoax yang yang berkembang di masyarakat bisa ditangkal,” harapnya.

Baca Juga:  Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026

Pada pembekalan itu, Amran juga berpesan kepada mahasiswa yang melaksanakan KKLP bisa memunculkan ide dan inovasi meski di tengah keterbatasan akibat adanya pandemi Covid-19.

“Jangan sia-siaka waktu ini, adik-adik harus beronovasi. Apalagi di masa pandemi Covid-19 mahasiswa harus hadir medukasi dan mendidik masyarakat kita untuk menjalani kehidupan new normal,” imbaunya.

Termasuk kata dia, bagaimana agar ilmu yang didapat bisa diimplementasikan disegala aspek kehidupan masyarakat termasuk bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja. Tentunya, dengan melihat potensi desa yang dimiliki masyarakat setempat guna membantu salah satu program pemerintah daerah dalam menciptakan entrepreneur baru.

Baca Juga:  Simulasi ANBK 4 Sekolah di Pusatkan di SD 185 Lembang

“Kita harus berpikir, bagaimana agar ilmu kesarjanaan kita peroleh bisa dipakai menciptakan usaha, karena SDA kita berlimpah, ini harus kita manfaatkan. Mindset harus kita ubah, jangan selalu berpikir jadi PNS. Tapi, bagaimana adik-adik dapat memotivasi diri untuk berprestasi, agar bisa berprestasi, menjadi unggul dan berguna bagi orang lain,” tutupnya.(din)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Redaksi Publikasi Visitasi Perguruan Tinggi

Advertorial

Dosen FT UNM Gelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru IGTKI Kecamatan Pattallassang, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital

Advertorial

Tingkatkan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar: Dosen Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Coding Menggunakan Code.org

Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Desa, Tim Pengabdi STIKes Kamus Arunika Terapkan Aplikasi SAPA di Desa Tiromanda

Pendidikan

Pesisir Bebas Limbah Makroalga: Tim Sargacycle Unhas Hadirkan Inovasi Ekonomi Sirkular di Takalar

Pendidikan

Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin Gelar Sosialisasi “Think Before You Prompt: Kenali Hukumnya, Jaga Buminya” di SMP Negeri 7 Parepare

Pendidikan

Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, KKN Unhas Gelar Edukasi Budaya Refill di SMPN 13 Parepare

Pendidikan

Lewat “Satu Buku, Seribu Cerita”, Mahasiswa KKN Unhas Dorong Kreativitas Menulis Anak di Kelurahan Tolo