“Bahkan kita sudah meluncurkan Inovasi Vaksinasi Massalipu, yaitu Vaksinasi Massal, Keliling, dan Terpadu, dengan menyediakan tempat vaksin keliling di tempat umum,” ucapnya.
Per 5 Agustus lalu, tercatat jumlah total sasaran vaksinasi 300.814 orang di Wajo. Adapun yang selesai mendapatkan dosis pertama sebanyak 64.378 atau 21,42 persen dan dosis kedua 29.749 atau 9,89 persen.
Kesemuanya itu sudah termasuk sumber daya manusia (SDM) kesehatan, pelayan publik, lanjut usia, kelompok masyarakat umum, serta kelompok rentan. “Jadi total penggunaan vaksin untuk Kabupaten Wajo sebanyak 94.187 dosis,” sebutnya.
Mantan Direktur RSUD Siwa ini menyampaikan, Wajo sempat kehabisan stok vaksin. Ini juga yang jadi salah satu penghambat dalam pelaksanaan program vaksinasi.
“Tapi, kita terus mengupayakan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan alhamdulillah usaha kami tidak sia-sia. Hari Senin kemarin anggota kami sudah menjemput vaksin tersebut di Makassar. Kalau tidak ada halangan hari ini akan tiba vaksinnya sehingga kita akan lanjutkan lagi program vaksinasi,” beber Armin.
Armin pun berharap kepada seluruh masyarakat Wajo untuk segera mengikuti vaksinasi. “Vaksinasi adalah bentuk kepedulian pemerintah sebagai upaya untuk membangun dan meningkatkan imun tubuh yang nantinya akan membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Wajo pada khususnya,” tuturnya.
Terkait dengan kekurangan dosis pertama untuk vaksinasi bagi warga yang belum mendapatkan suntikan, pihaknya terus berharap agar bisa secepatnya ada bantuan lagi dari pusat. Sehingga vaksinasi bisa menyentuh semua warga. (zah)
Editor: Manaf Rachman
















