Home / Pendidikan

Jumat, 13 Agustus 2021 - 18:57 WIB

Disdik Makassar Bentuk Satgas Covid Jelang PTM

Siswa-siswi SMAN 21 dan SMA 4 Makassar mulai mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolahnya, Makassar Sulawesi Selatan

Siswa-siswi SMAN 21 dan SMA 4 Makassar mulai mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolahnya, Makassar Sulawesi Selatan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Menjelang persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang semula direncanakan pada Juli, namun belum juga disetujui, karena Kota Makassar termasuk dalam zona level 4 PPKM. Tetapi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar terus berbenah diri untuk mempersiapkan PTM.

Kepala Seksi Pembelajaran Pendidikan Dasar Disdik Kota Makassar Syarifuddin mengatakan keseriusan mengadakan PTM diwujudkan dengan membentuk Satgas Covid-19 Disdik Kota Makassar. Satgas ini berbeda dengan sebelumnya yang merupakan tim validasi dan verifikasi PTM ke sekolah-sekolah.

“Selepas PPKM Level 4 pekan depan Satgas bakal melakukan serangkaian survei dengan melibatkan seluruh stakeholder,” katanya, kemarin.

Tujuannya agar ada masukan tentang kondisi PTM. Satgas akan mencatat apa saja yang mendukung dan apa yang menjadi pertimbangan kembali. “Di antaranya adalah meninjau prokes,” imbuh Syarif.

Baca juga:  Semi Online ANBK Bermasalah, Proktor Kerja Extra

Selain itu, fungsinya lebih mengarah kepada tugas untuk pengarahan pihak sekolah bilamana melakukan PTM. “Bisa pula melaporkan kondisi kesehatan siswa jika diduga ada terpapar virus Covid-19, maka bisa dilaporkan. Bukan hanya dalam PTM saja, tapi daring pun juga dipantau,” jelasnya.

Launching Satgas Covid-19 Disdik dikatakannya, langsung dilakukan oleh Kadisdik Makassar. Perannya tetap pada 5M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilisasi).

Survei yang dilakukan melibatkan seluruh satuan pendidikan, satgas Covid-19 sekolah, pemerhati pendidikan, diskes, hingga Satpol PP yang berkewajiban melakukan pengawasan di sekolah.

Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Adi Suryadi Culla mengatakan kualitas pendidikan makin merosot karena sistem pembelajaran daring yang belum usai.
Model ini menimbulkan banyak masalah, baik kesiapan guru dan dukungan keluarga. Tujuan tidak dicapai maksimal. Makanya, PTM perlu dipertimbangkan.”Itu membuat mengapa PTM penting. Kalau bisa segera dicarikan solusi,” tutur dosen FISIP Unhas ini.

Baca juga:  Pangdam XIV/ Hasanuddin Kunker di Wajo, Bupati Amran: Tambah Spirit Pemkab Tingkatkan Pembangunan dan Menjaga Kedamaian

Ia melanjutkan, PTM tergantung pada situasi yang dihadapi di tiap daerah, tidak bisa juga digeneralisasi. Di beberapa daerah, sambungnya, sudah ada proses PTM dengan tetap mempersyaratkan prokes ketat. (*)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Disdik Sulsel Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Penerimaan PPDB TA 2022/2023

Pendidikan

PTMT SMAN 4 Wajo, Hanya 3 Jam per Hari

HALO POLISI

Kapolres Wajo Damaikan Perkelahian Siswa SMA

Pendidikan

H. Andi Hasan dan H. Lambodding Diamanahkan Jabat Korwil Disdik Kecamatan Pitumpanua dan Tanasitolo

Pendidikan

DPD KNPI, PMI, HIPMI dan Pemkab Pinrang Gelar Vaksinasi untuk Pelajar

Advertorial

Bupati Wajo: Hasta Karya Siswa SMA/SMK Dukung Program Ciptakan 1.000 Entrepreneur Baru

Pendidikan

Disdikbud Pinrang Rapat Koordinasi Persiapan ANBK Dan Evaluasi PTMT

Pendidikan

Perpisahan Kadis dan Staf Dikbud Pinrang di Pantai Ammani