Untuk mendukung upaya ini, lanjut A. Ilham, pihaknya melakukan pelatihan kepada pelaku UMKM secara bertahap dengan melibatkan pihak ketiga agar mampu memanfaatkan pemasaran secara digital.
“Kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM selama ini adalah penguasaan teknologi, sehingga kita lakukan pembinaan dan pelatihan dengan melibatkan pihak luar. Seperti yang baru-baru saja kita laksanakan dengan melibatkan organisasi Karang Tarun. Hal ini kita lakukan secara bertahap,” tandasnya.
Selain mendorong untuk memanfaatkan digital marketing, Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai juga terus melakukan berbagai pembinaan kepada para pelaku UMKM Sinjai agar kualitas produk yang dihasilkan bermutu serta melakukan pendampingan untuk mendapatkan bantuan permodalan selama pandemi yang diberikan dari pemerintah pusat.
Ilham yang juga selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai mengharapkan pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkreasi untuk menghasilkan produk yang berkualitas, meningkatkan layanan masyarakat serta memanfaatkan jaringan media sosial dalam promosi dan pemasaran produk.
“Mereka harus lebih kreatif, punya inovasi dan memanfaatkan jaringan marketing digital secara luas, dengan begitu akan memudahkan pemasaran produk yang dihasilkan dan secara tidak langsung akan membuka lapangan kerja baru,” pungkasnya.(Irwan)
Editor: Manaf Rachman
















