Home / Sulsel

Senin, 13 September 2021 - 15:02 WIB

Rumah Adat Atakkae Wajo Bakal Direhabilitasi untuk Pengembangan Wisata

Bupati Wajo, H. Amran Mahmud didampingi Kepala Bappelitbangda Andi Pallawarukka meninjau langsung kondisi rumah adat Atakkae bersama tenaga ahli Dapil Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri, Senin (13/9/2021).

Bupati Wajo, H. Amran Mahmud didampingi Kepala Bappelitbangda Andi Pallawarukka meninjau langsung kondisi rumah adat Atakkae bersama tenaga ahli Dapil Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri, Senin (13/9/2021).

“Rehabilitasi kawasan Rumah Adat Atakkae menjadi penting dan menjadi salah satu perhatian kami mengingat hal tersebut bisa mendukung pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Wajo. Saya minta kepada kepala OPD terkait untuk bekerja sama dan segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan agar program ini segera berjalan,” pinta Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga menjelaskan pariwisata bisa ikut mengembangkan sektor perekonomian lainnya. “Apalagi selama pandemi ini, hanya beberapa sektor perekonomian kita menurun produktivitasnya. Kita berharap dengan pengembangan sektor wisata ini bisa mendukung dan menggerakkan sektor perekonomian masyarakat kita yang lain sehingga program pemulihan ekonomi bisa terus berjalan,” ucapnya.

Baca Juga:  Penyaluran 70.488 Paket Bansos Covid 19 Tahap Satu Kelar

Turut mendampingi Amran Mahmud, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah.

Baca Juga:  Aspirasi di DPRD Wajo, PHI Minta RSUD Lamaddukkelleng Rotasi Perawat yang Mempersulit Proses Melahirkan

Untuk diketahui, sejumlah perhatian yang diberikan AIA untuk Wajo, di antaranya, terus memperjuangkan hadirnya water treatment plant di Wajo. Baru-baru ini, AIA bersama Menteri PUPR meninjau dan meminta untuk diperhatikan bendung gerak serta meminta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang untuk pembersihan aliran Sungai Bila, serta beberapa bantuan lainnya. (syaf)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Duduk Bareng Pemkot, Petinggi Pertamina Bongkar Skema Baru Atasi Antrean Solar di Makassar

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo

Sulsel

Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Sulsel

Pemkot Makassar Respons Kekeringan, Air Bersih dari PDAM Disalurkan Menjangkau ke 9 Kecamatan

Sulsel

Perjuangan Gubernur Sulsel, PI 10 Persen Disetujui KKKS Dirjen Migas, Andi Rosman: Segera Ditindaklanjuti

PWI

Perkuat Sinergi, PWI Sulsel dan Bank Mandiri Penjajakan Kemitraan Strategis

PINRANG

Paguyuban UPT SDN 240 Pinrang Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Dengan Meriah Dan Hikmat

SOPPENG

Selle Ks Dalle: Jadikan Akhlak Rasulullah sebagai Teladan dalam Kehidupan Sehari-Hari