MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah pusat telah memberikan sinyal bagi sekolah untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sejak adanya perintah dari pemerintah pusat tentang pembelajaran tatap muka pada hari senin, 6/9/2021, kini SMKN 2 Wajo menggelar pelaksanaan kegiatan tersebut meski secara terbatas.
Drs.H.Toaha Plt Kepala UPT SMKN 2 Wajo mengakui sejak adanya perintah dari pemerintah pusat tertanggal 6/9/2021, sekolah di ijinkan melakukan pembalajaran tatap muka maka SMKN 2 Wajo menghadirkan siswa di sekolah untuk belajar meski secara terbatas.
Dengan ketentuan kehadiran siswa hanya 50 % dan harus mematuhi protokol kesehatan cuci tangan , pakai masker dan jaga jarak.
“Pembelajaran siswa setiap minggu yang hadir lain tingkatan dengan pertimbangan jika bersamaan masuk akan terjadi kerumunan dan melebihi kafasitas yang telah di tentukan yaitu kehadiran siswa di bolehkan 50% sehingga di bagi perminggu bergantian,” Imbuh H.Toaha
Lanjut kata dia, di laksanakannya program tatap muka ini, sangat bersyukur karena selama 1,5 tahun berjalan pembelajaran secara daring tingkat kehadiran siswa sangat rendah hanya rata rata 35 %, ternyata di laksanakan pembelajaran tatap muka tingkat kehadiran siswa 87% sehingga merasa bersyukur dan anak anak bersama orang tua mereka meminta kepada agar kegiatan PKM tetap berlanjut.
Ulfa, seorang siswa SMKN 2 Wajo mengungkapkan PTM sangat bagus di banding pembelajaran daring karena bisa bertemu langsung guru dan teman teman, kita bisa merasakan bagaimana berdiskusi dalam proses pembelajaran.
















