Belajar daring menurut Ulfa tidak mendapatkan penjelasan dalam mata pelajaran, bahkan kita cepat mengerti jika belajar ofline.
Senada dengan Ulfa, Muhammad, juga mengapresiasi adanya PTM dan tentu dengan di laksanakan tatap muka meringankan beban orang tua termasuk pembelian dan kelengkapan pembelajaran daring dan sangat bersykur di bukanya kembali PTM.
Aiptu Wahudin.SH.Panit Intelkam Polsek Urban Pitumpanua memantau langsung PTM di SMKN 2 Wajo mengharapkan agar pihak sekolah tetap menjaga prokes guna memutus mata rantai penyebaran C-19. “Dan saat ini siswa yang mekakukan PTM mereka belajar dengan mematuhi program pemerintah dengan mematuhui prokes,” ujar Wahudin.
Rakhmat Saleh Wakasek SMKN 2 Wajo kepada media ini,PTM yang di gelar SMKN 2 Wajo sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pemerintah.Sebelumnya kami minta persetujuan dari orang tua siswa untuk di lakukan tatap muka di sekolah dan para orang tua siswa mendukung sepenuhnya program ini.
Mamang panggilan akrab Rakhmat Saleh menambahkan terkait masalah program pemerintah yaitu vaksinasi di SMKN 2 Wajo, untuk sementara para pembina dan pegawai SMKN 2 Wajo sudah melakukan vaksin,begitu dengan siswa kisaran 50 orang telah di vaksin dan akan dilakukan vaksinasi lanjutan.Imbuh Mamang.(Bustam)
Editor: Manaf Rachman
















