MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Hasil rapat koordinasi persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas yang berlangsung 27 September 2021 lalu di Kota Makassar yang diikuti seluruh unsur pendidik tingkat PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, pondok pesantren swasta dan pendidikan non formal lainnya disimpulkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah kota Makassar.
Untuk mempersiapkan PTM yang rencana dimulai Oktober 2021 ini, Walikota Makassar mengeluarkan keputusan berupa Surat Edaran : 420/511/S.Edar/Disdik/X/2021 yang ditandatangani oleh Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto pada 1 Oktober 2021.
Surat edaran ini akan menjadi acuan bagi sekolah dalam pembelajaran tatap muka dimasa pandemi covid-19, namun walikota juga meminta agar dilakukan simulasi oleh seluruh sekolah sebelum PTM diterapkan.
Menurut Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto yang akrab dipanggil Danny Pomanto (DP), Sabtu, 2 Oktober 2021 mengatakan, sebelum masuk PTM secara terbatas seluruh ruang sekolah juga disterilkan dengan penyemprotan cairan desinfektan dan diharuskan menyiapkan sarana cuci tangan sebelum masuk kelas dan anak-anak juga dilakukan tes antigen serta diharuskan vaksin bagi siswa maupun guru kelas, agar semuanya bisa sehat dan terkontrol.
Dari 14 kecamatan yang ada di wilayah kota Makassar, akan dilakukan simulasi secara random di 28 sekolah SMP atau sederajat, seperti yang diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Amalia Malik.
















