Konferensi diawali dengan penyusunan tata tertib dan dilanjutkan dengan mendengan laporan pertanggungjawaban ketua Pokja PWI Pangkep, H.Bisman.
Diwarnai Protes
Pada sesi persiapan pencalonan, usai membacakan nama – nama wajib pilih, selanjutnya Hamzah Sampo membacakan nama-nama calon Ketua PWI Kabupaten Pangkep periode 2021 – 2024 terdiri atas H.Suhidin, SE (Teropong Bulusaraung), Muhammad Taqwa, SH (Teropong Bulusaraung) serta Sukma Paramita (Simpul rakyat).
Usai pembacaan nama-nama calon Ketua PWI, selanjutnya pengurus PWI Sulsel terdiri dari Manaf Rahman bersama Marno melakukan verifikasi faktual.
Pada pelaksanaan verifikasi faktual, Sukma Paramita dinyatakan tidak bersyarat. Pada KTP nya tertulis profesi guru, kemudian pada KTA nya tertulis 2024.
Pada sesi ini, Sukma melakukan protes, tidak menerima dikatakan berprofesi sebagai guru, karena selama ini, Sukma mengaku sebagai penyuluh agama, terkait KTA-nya yang belum genap setahun, iapun menyatakan tidak terima hal itu, karena dianggap sebagai suatu kesalahan dari PWI.
Setelah dilakukan verifikasi, mengingat Sukma tetap ngotot, maka Manaf Rachman berkoordinasi dengan Ketua Bidang Organisasi PWI pusat, Zulkifli Gani Ottoh (Zugito). Ketua bidang organisasi PWI Pusat, tetap berkeras, Sukma tidak dapat dimasukkan sebagai calon Ketua PWI Pangkep periode 2021 – 2024 karena melanggar PDPRT dan jika dia menang akan dianulir.
Usai penetapan Muhammad Taqwa menjadi Ketua PWI Kabupaten Pangkep, selanjutnya ketua terpilih bersama pengurus PWI Sulsel menyusun kepengurusan lengkap terdiri dari, Ketua Muhammad Taqwa Al Hamdi, SH, Sekretaris Sukma Paramita dan Bendahara, Suhidin, SE.(manaf).
Editor: Muh. Hamzah
















