Home / Sulsel

Rabu, 3 November 2021 - 13:34 WIB

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Tingka Desa di Sinjai

Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, drg. Farina Irfani

Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, drg. Farina Irfani

MEDIASINERGI.CO. SINJAI — Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan fasilitas kesehatan (Faskes) yang tersebar di 80 Desa/Kelurahan di Kabupaten Sinjai.

Penyediaan sarana dan prasarana puskesmas pembantu (Pustu) sebagai program unggulan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) di bidang kesehatan yaitu 1 desa 1 puskesmas pembantu.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, drg. Farina Irfani mengatakan, fasilitas kesehatan berupa pustu dan puskesmas yang ada di Sinjai menyentuh 78 desa/kelurahan. Jumlah ini terdiri dari 62 Pustu dan 16 Puskesmas.

“Saat ini di Kabupaten Sinjai ada 80 desa dan kelurahan, dan telah memiliki sarana pustu 62. Yang ada puskesmasnya maka kita tidak perlu membuat pustu disitu. Puskesmas saat ini ada 16 dan 1 rumah sakit,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu 3 November 2021.

Sehingga dikatakan dokter Arin sapaanya, upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas kesehatan untuk masyarakat kini sudah tersentuh disemua desa dan keluraharan.

“Jadi sebetulnya untuk semua desa dan kelurahan di Kabupaten Sinjai itu sudah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan. Upaya peningkatan sarana pelayanan kesehatan juga terus ditingkatkan dimasa Pemerintahan 2018-2023,” jelasnya.

Fungsi dari puskesmas pembantu ini untuk membantu melaksanakan kegiatan yang dilaksanakan puskesmas diwilayah kerjanya, untuk meningkatkan akses dan jangkauan pelayanan dasar di wilayah puskesmas, serta mendukung pelaksanaan kesehatan terutama pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pustu ini memberikan pelayanan langsung di Desa. Jadi untuk tiap desa itu ada Pustu disitu ada petugas minimal dua orang bidan dan perawat, tapi untuk kasus-kasus yang membutuhkan tatalaksana medis lebih lanjut mereka akan melaksanakan rujukan ke Puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, setiap dusun dan lingkungan di Sinjai ada penanggung dari tenaga kesehatan melalui program home visit dan home care sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani dengan cepat.

“Salah satu tugas penanggung jawab dusun yakni mengkoordinir pelayanan kesehatan diwilayahnya. Dia yang bertanggung jawab dan melakukan koordinasi dengan pustu atau puskesmas atas penatalaksanaannya sehingga semua dapat bersinergi,” kuncinya. (Irwan)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

ENREKANG

Karnaval Enrekang Curi perhatian di HUT Sulsel ke- 357

Sulsel

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo untuk Air Baku

Sulsel

Gantikan Muhammad Hasbi, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar

Sulsel

Mengabdi 22 Tahun, Bupati Takalar Lepas Sekda Muhammad Hasbi Pindah Tugas ke Pemkot Makassar

Sulsel

Fraksi PKS DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Munafri Arifuddin, Ekonomi Tumbuh 7,04 Persen

Sulsel

JSI Baca Perpindahan Appi ke Demokrat: Bukan Sekadar Ganti Jaket, Peta Politik Sulsel Bisa Bergeser

Sulsel

Pendekatan Humanis, Pemkot Makassar Bantu Relokasi Ternak Babi di Panakkukang ke Lokasi Steril

Sulsel

Wali Kota Munafri Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Tinggalkan Komentar