Tema ini memberikan makna bahwa PKK dalam hal ini tim penggerak dan kader di seluruh pelosok nusantara mampu menjadi Garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas dalam berbagai aspek.
“Makna lain dari tema ini bahwa gerakan PKK bukan semata-mata menempatkan keluarga sebagai objek atau sasaran program pemerintah akan tetapi gerakan PKK adalah gerakan yang mampu menginisiasi keluarga-keluarga Indonesia yang melakukan perubahan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik sebagaimana tujuan pembangunan nasional,”ucapnya.
Sementara itu Bupati ASA menyampaikan bahwa HKG PKK merupakan momentum para kader untuk meningkatkan peran dan fungsi PKK sebagai organisasi kemasyarakatan yang mempunyai potensi dalam melaksanakan pembangunan dan memiliki program yang terstruktur dari tingkat kabupaten hingga tingkat Desa.
Ditengah pandemi Covid-19, peringatan HKG diharapkan mempunyai makna tersendiri setelah sudah dua tahun berturut-turut mempengaruhi semua kegiatan atau gerakan-gerakan yang harus dilakukan di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan kita dapat beradaptasi dan bergerak sesuai dengan keadaan yang ada, contohnya ibu-ibu di penggerak PKK bisa betul-betul dalam setiap kegiatannya menerapkan protokol kesehatan yang ada sehingga bisa membantu kami untuk mencegah yang namanya penyebaran covid-19 di Kabupaten Sinjai,” harapnya.
Terakhir, ASA berharap gerakan PKK khususnya dalam pemberdayaan keluarga bisa tumbuh dan berkembang dengan melibatkan masyarakat dan stakeholder lainnya khususnya kaum perempuan untuk bergerak dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (irwan)
Editor: Manaf Rachman
















