“Jadi masing-masing ponpes membina 10 santri selama setahun. Tujuannya guna melahirkan generasi Qur’ani,” sambungnya.
Anggaran yang digelontorkan untuk program ini juga ditingkatkan dari Rp 270 juta setiap tahunnya menjadi Rp 405 juta tahun 2022.
“Mudah-mudahan program ini membawa berkah dan Rahmat bagi daerah Kabupaten Sinjai,” harapnya.
Selama tiga tahun kepemimpinan Bupati ASA, total Penghafal Al-Qur’an yang berhasil dicetak sebanyak 60 orang sehingga dirinya optimis target 100 penghafal Al-Qur’an bisa dicapai hingga akhir kepemimpinannya.
“Kami optimis hingga di akhir periode kepemimpinan, target 100 penghafal Al-Qur’an bisa kita capai, apalagi ditambah 30 orang di tahun 2022 ini,” kuncinya. (Irwan)
Editor: Manaf Rachman
















