Home / Nasional

Sabtu, 26 Maret 2022 - 10:21 WIB

Pakaian Seragam Polri Produk Dalam Negeri

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel karena seragam dan sepatu Polri masih impor. Namun, sepengetahuan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) seragam dan sepatu polisi menggunakan produk dalam negeri.

“Sepengetahuan kami seragam dan sepatu Polri sesuai arahan Presiden menggunakan produksi dalam negeri. Polri diharapkan senantiasa menggunakan produksi dalam negeri, termasuk pengadaan almatsus. Intinya tidak hanya seragam dan sepatu, almatsus juga diharapkan produk dalam negeri,” ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti saat dihubungi detik com, Jumat 25 Maret 2022.

Poengky memaparkan Polri juga harus menggunakan produk dalam negeri untuk pengadaan alat material khusus (almatsus). Dalam Perkap Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pedoman dan Tata Cara Khusus Penyediaan Alat Material Khusus Polri, pengadaan almatsus Polri dari dalam negeri bersifat wajib.

Baca juga:  Grand Final Pemilihan Duta Anak Wajo, Amran Mahmud: Tanamkan Semangat Juara

“Perkap Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pedoman dan Tata Cara Khusus Penyediaan Alat Material Khusus Polri, pada Pasal 6 menegaskan bahwa pengadaan almatsus Polri wajib menggunakan produksi dalam negeri,” terangnya.

“Apabila produk dalam negeri tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan pengguna, dapat menggunakan produksi luar negeri,” tutur Poengky.

“Kalaupun menggunakan produksi luar negeri, maka ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, yakni harus menggunakan industri nasional dengan mempertimbangkan aspek alih teknologi, muatan lokal, kerjasama pembiayaan (konsorsium), peralihan proses produksi, kerjasama produksi atau kerjasama investasi,” imbuhnya.

Berikut bunyi Pasal 6 dalam Perkap Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pedoman dan Tata Cara Khusus Penyediaan Alat Material Khusus Polri:

Baca juga:  Terkait Kesehatan Reproduksi Dan Perencanaan Kehidupan Masa Depan, DP3AP2KB Gelar Workshop "Tentang Kita"

(1) Pengadaan Almatsus Polri wajib menggunakan produksi dalam negeri, dan apabila produksi dalam negeri tersebut belum memenuhi kebutuhan pengguna/user, dapat menggunakan produksi luar negeri.

(2) Pengadaan Almatsus Polri produksi luar negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus menggunakan industri nasional dengan mempertimbangkan aspek alih teknologi, muatan lokal, kerja sama pembiayaan/konsorsium, peralihan proses produksi, kerja sama produksi atau kerja sama investasi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa geramnya akan ‘budaya’ impor. Jokowi menyebut salah satu pengadaan barang yang impor adalah seragam dan sepatu TNI-Polri.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat memberi pengarahan tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat 25 Maret 2022. Dia menyayangkan kegiatan impor produk-produk yang sebenarnya bisa diproduksi produsen dalam negeri.

Baca juga:  MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo-Sandiaga

“Coba, CCTV beli impor. Di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini? Dipikir kita bukan negara yang maju, buat CCTV saja beli impor. Seragam dan sepatu tentara dan polisi beli dari luar. Kita ini produksi di mana-mana bisa,” ungkap Jokowi.

Dia pun meminta dengan tegas pengadaan barang dengan cara demikian segera dihentikan. “Jangan diterus-teruskan,” tegas Jokowi. (adiyahta dirgantara)

Share :

Baca Juga

Nasional

Catatan Kecil Tentang Pak Margiono

Nasional

Ketua MA: Tak Ada Aturan Larang Wartawan Ambil Gambar dan Rekaman di Persidangan

Nasional

3M dan 3T, Upaya untuk Memutus Mata Rantai Penularan COVID-19 

Nasional

Dewan Pers Kenang BJ Habibie sebagai Tokoh Kemerdekaan Pers

Nasional

Dialog Produktif KPCPEN: Vaksin, Cara Mencegah Infeksi Penyakit Tertentu dengan Efisien dan Efektif

Nasional

Selayang Pandang Tentang Institut Tagana Indonesia

Nasional

PB HMI Resmi dilantik, Ukhy Sukirman Jabat Wakil Sekretaris Jenderal Pemuda dan Kemahasiswaan

Nasional

DAFTAR ONLINE, SISWA DAPAT DANA BANSOS