Home / Sulsel

Senin, 4 April 2022 - 06:54 WIB

Kunci Jalankan Puasa Sambil Beraktivitas, Wali Kota Danny: Ikhlas dan Hati Bersih

Walikota Makassar

Walikota Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menyebut di Bulan Ramadhan tahun ini ia sangat bersyukur. Pasalnya, Pemerintah Pusat menghadiahkan hadiah terbaik untuk Pemerintah Kota Makassar yakni diperkenankan untuk ibadah secara bertingkat jauh dari kondisi dari dua tahun yang lalu.

Meski demikian, kelonggaran yang diberikan dibarengi dengan himbauan untuk tetap menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker dan menghindari bersalaman secara langsung usai beribadah.

“Kelonggaran ini semoga tidak membentuk cluster di mesjid tahun ini. Keadaan sekarang jauh lebih baik dibanding dua tahun lalu. Tetap kita himbau dan pantau perkembangan Covid-19. Hari pertama bulan puasa ini alhamdulillah jumlah kasus menurun,” ujar Danny, di kediaman pribadinya, Minggu 03 April 2022.

Baca juga:  Ponpes Al-Mukhlisin DDI Paria Sesalkan Penjarahan Bantuan Kementan

Tak hanya itu, fungsi pemerintahan kata Danny, ia memerintahkan Satgas Covid Hunter, Satgas Detektor dan Raika untuk tetap memantau mesjid dan lokasi yang tidak menjalankan prokes.

Camat, Lurah dan RT/RW pun turun langsung untuk mendeteksi masyarakat yang berada di masjid yang mengalami demam, flu dan batuk seberapa banyak, agar secepatnya bisa didata dan mendapat tindakan medis.

“Saya bersyukur masyarakat kota Makassar sangat menjaga dirinya. Buktinya vaksin pertama sudah hampir 100 persen. Bahkan sudah banyak yang telah vaksin booster. Semoga Herd Immunity kita semakin membaik,” jelasnya.

Danny juga membagikan pengalamannya pada Bulan Ramadhan saat periode pertamanya. Biasanya setiap hari senin setiap kepala SKPD menyebar ke mesjid bersama Forkopimda untuk melakukan ceramah singkat.

Baca juga:  Optimalkan Pajak Daerah Dengan Penerapan Digitalisasi di Sinjai

“Banyak kebiasaan yang hilang selama dua tahun lalu setelah periode pertama kami, seperti berbuka puasa bersama anak yatim di pantai losari. Jadi setiap ASN menananggung buka puasa 1 orang anak yatim piatu. Itu kebiasaan saya dan jajaran diperiode pertama. Tapi kali ini juga tidak bisa karena pandemi,” ungkapnya.

Selama Bulan Suci Ramadhan, Danny mengaku hanya tidur satu jam lalu lanjut beraktivitas bertemu dengan masyarakat.

“Habis shalat taraweh, shalat lail, lalu lanjut sahur, shalat subuh dan setelah itu baru saya tidur sejam lalu lanjut aktivitas. Ini sudah saya biasakan sejak saya masih muda. Ini sudah kebiasaan sampai memilki anak. Anak saya pun ramai-ramai untuk khatam Al-Quran,” katanya

Baca juga:  Tren Penularan Virus Corona Menurun Drastis, Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Satgas Covid 19

Ditanya apakah tidak merasa lelah dengan aktivitas padat dan tidur hanya satu jam. Danny menjawab untuk menjalankan itu semua manusia butuh keikhlasan dan hati yang bersih.

“Karena dengan keikhlasan dan hati yang bersih terdapat kekuatan yang sangat besar untuk menjalankan kehidupan kita. Jadi rasa capek itu tidak akan terasa,” pungkas Danny.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Di Pengajian KPK, Bupati Mahmud Harap Tercipta Sinergi Kuat Pemerintah dan Pendakwah

Sulsel

HDCI Touring Jelajah Nusantara di Wajo

Sulsel

Plt Gubernur Minta Bupati/Walikota Gelar Operasi Pasar Jelang Nataru

Pendidikan

17 Mahasiswa Uniprima Sengkang Terpilih Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Bupati Wajo Ucapkan Selamat

Sulsel

Rumah Sakit OJK Bertaraf Internasional Akan Hadir di Kota Makassar

Sulsel

Buka Edukasi dan Media Gathering, Syaifuddin: SKK Migas Butuh Kritikan Media untuk Perbaikan

Sulsel

Andi Kartini Optimis Golkar Sinjai Mampu Kembalikan Kejayaan Partai

Sulsel

Pimda Muhammadiyah Makassar Gelar Vaksinasi Lintas Agama