Oleh: H. Rukman Nawawi
MEDIASINERGI.CO SIWA — Pada bulan suci ramadhan kita waspadai ganguan syetan adalah ikhtiar agar bisa tunaikan shalat dengan khusyu’.
Gangguan syetan pada saat shalat yang harus diwaspadai hal ini disampaikan Gurutta Hasan Basri Syarif, S.Pd.I., M.Pd. Saat berceramah pada bulan suci ramadhan 1443 Hijriah di Masjid Jami’atul Haeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan dirangkum sejak tanggal 12 – 16 April 2022
Menurut Hasan Basri bahwa gangguan syetan biasanya saat melakukan takbiratul ihram. Dia mencontohkan Ibnul Qayyim berkata, “Tipudaya syetan yang banyak mengganggu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu) dan niat atau saat takbiratul ihram dalam shalat.” dan Tidak konsentrasi saat membaca bacaan shalat.
Kondisi seperti pernah dialami ‘Utsman bin Abil ‘Ash. Shabat Nabi Muhammad SAW. Ia telah datang kepadanya seraya mengadu kepadanya, “Wahai Rasulullah SAW, sesunnguhnya syetan telah hadir dalam shalatku dan membuat bacaanku kacau dan rancu,
“Nabi Muhammad SAW menjawab, ‘Itulah syetan yang disebut Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah. ’Aku pun melakukan hal itu, dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku.” Kata Hasan Basri
Selain itu kata Hasan Basri bahwa dalam melaksanakan shalat biasa dilupa jumlah rakaat yang telah dikerjakan.
Rasulullah SAW. bersabda, “Jika salah seorang dari kalian shalat, syetan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat ia telah shalat. Apabila salah seorang dari kalian mengalami hal seperti itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam.” dan Hadirnya pikiran yang memalingkan konsentrasi.
















