Oleh: H. Rukman Nawawi
MEDIASINERGI. CO SIWA — Sholat merupakan rukun Islam yang kedua dan perlu diketahui bahwa shalat adalah tiangnya agama dalam Islam. Untuk beribadah, Allah tak pernah menyulitkan umatnya.
Pelaksanaan sholat jamak Qoshor perlu diucapkan ketika kita hendak menjalankan ibadahnya.
Ibadah merupakan hal yang wajib dilaksanakan dan Sholat merupakan rukun Islam yang kedua dan perlu diketahui jika ini juga adalah tiang agama Islam.
Hal Ini menjadi salah satu bentuk kecintaan kepada Allah SWT. pada umatnya, seperti bagi kaum muslimin dan muslimah yang sedang berada dalam perjalanan jauh atau musafir hal ini disampaikan Anregurutta (Ag) Dr. KM. Abdul Malik Tibe, SHi., MA. Pada Sabtu 23 April 2022 Ba’da shalat Subuh di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulsel.
Sholat bisa dilakukan jamak yaitu meringkas dua waktu sholat bersamaan dalam satu waktu dan berlaku untuk empat waktu sholat.
Ag. KM Abdul Malik Tibe Mencontohkan adalah shalat dhuhur dikerjakan bersama dengan sholat ashar atau sebaliknya, atau bisa juga maghrib dengan isya.
Berikut dengan niatan sholat jamak Qoshor dengan syarat yang diperbolehkan menjamak sholat wajib dan Perlu Jamaah masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa pahami jika tidak semua sholat diperbolehkan untuk dijamak. Sebab, sudah terdapat syarat-syarat seelum diperbolehkan untuk menjalankan sholat jamak.
Syaratnya antara lain seperti perjalanan tersebut memiliki jarak minimalnya harus mencapai farsakh atau menurut beberapa pendapat para ulama. Yaitu 83 Kilo meter.
Melakukan sholat, Bapak /Ibu-ibu harus masih dalam perjalanan dan dilakukan setelah keluar dari rumah. Syarat ini menjadi tolak ukur sholat jamak bisa diterima kata Abdul Malik Tibe.
Menurutnya bahwa syarat Sah Sholat jamak Qhosor dan Sholat jamak
Perlu diketahui bahwa shakat qhosor memang diperbolehkan bagi ummat Islam yang sedang melakukan perjalanan jauh. Atau bahkan mungkin bagi kita atau jamah yang terhalang halangan lain sehingga tak dapat mengerjakan sholat fardu tepat pada waktunya.

















