Sementara, keluarga Ahmad Yani dan Revirianty juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Prov Sulsel, Pemerintah Kabupaten Wajo dan seluruh pihak yang telah membantu selama ini.
“Terima kasih banyak Bapak Gubernur, Bapak Bupati serta seluruh dermawan baik melalui pribadi maupun lembaga dan organisasi yang telah membantu pengobatan anak kami. Juga kepada direktur RSUD Labuang Baji yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada kami,” ucapnya.
Diketahui, sebelumnya Bilqis telah mendapat perawatan di Puskesmas dan RSUD Lamaddukelleng Sengkang. Oleh dokter orang tua sang bayi disarankan agar merujuk Bilqis ke RSUD Makassar untuk di operasi.
Namun setelah keluar dari RSUD, pihak keluarga belum juga merujuk putrinya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bukan hanya karena biaya, beberapa alasan lain menjadi pertimbangan keluarga tersebut untuk membawa putrinya dirawat ke Makassar.
Bupati Wajo, yang datang menjeguk ketika itu, berusaha meyakinkan Revi untuk bisa mendampingi putrinya mendapatkan perawatan lebih baik.
Untuk meyakinkan keluarga Bilqis, selain memerintahkan Dinsos dan instansi terkait untuk membantu penanganan Bilqis di Makkasar. Amran Mahmud juga menghubungi Direktur RSUD Labuang Baji Makassar via telepon. Hasilnya, segala hal untuk penanganan Bilqis terjamin.
“Saya punya sahabat Direktur RSUD Labuang Baji namanya dr. Haris. Beliau punya program untuk penanganan penyakit seperti ini,” ucap Amran Mahmud.(man)
Editor: Manaf Rachman
















