Home / Sulsel

Jumat, 17 Juni 2022 - 19:41 WIB

Pemkab Gowa Fokus Percepat Penurunan Angka AKI-AKB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina, Melaksanakan Rapat Penyusunan Rencana Kerja Pokja Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI-AKB), di Baruga Karaeng Patingalloang, Kantor Bupati Gowa, Jum'at 17 Juni 2022.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina, Melaksanakan Rapat Penyusunan Rencana Kerja Pokja Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI-AKB), di Baruga Karaeng Patingalloang, Kantor Bupati Gowa, Jum'at 17 Juni 2022.

Hal senada juga diungkapkan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan yang mengingatkan bahwa menurunkan AKI-AKB adalah hal yang krusial dan saling terkait, karena kelangsungan hidup dan ketercukupan gizi bayi sangat bergantung pada kesejahteraan ibu.

“Untuk membentuk generasi emas di Kabupaten Gowa, diperlukan adanya kolaborasi yang masif terkait kesejahteraan ibu dan bayi utamanya mengenai kesadaran untuk memeriksakan kehamilan bagi ibu hamil. Selain itu perhatian terhadap sistem rujukan di fasilitas pelayanan kesehatan juga harus menjadi prioritas agar jika terjadi kegawatdaruratan janin, ibu hamil dapat segera tertangani,” jelas Priska.

Baca Juga:  Danny Pomanto Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Panaikang

Menurutnya, fasilitas RTK+ dapat difungsikan secara optimal baik melalui pendampingan dari tenaga kesehatan maupun inovasi antar jemput selamat bagi ibu-ibu yang memerlukan pelayanan rujukan di fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih tinggi tingkatannya.

“Kinerja tenaga kesehatan harus terencana dengan baik, sehingga penilaiannya nanti dapat terukur dan memberikan dampak signifikan demi mempercepat penurunan AKI-AKB ke depannya,” ujar Priska yang juga Ketua Pokja Percepatan Penurunan AKI-AKB Tingkat Kabupaten Gowa.

Sementara itu, Senior Program Manager MPHD Makassar, dr. Salwa Muchtar menyebutkan bahwa, program MPHD dari USAID ini hanya ada di 5 Provinsi di Indonesia dan untuk Sulawesi Selatan sendiri, dilaksanakan di 2 Kabupaten/Kota, yaitu Gowa dan Makassar.

Baca Juga:  Gereja Immanuel Jadi Perhatian, Wali Kota Munafri Tekankan Pelestarian di Malam Natal

“Dengan adanya program ini diharapkan ada koordinasi yang terintegrasi oleh seluruh pihak. Karena penurunan AKI-AKB ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Salwa juga mengapresiasi inisiatif dan kerjasama yang baik dari Pemerintah Kabupaten Gowa sehingga program ini dapat terlaksana dengan sangat baik.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gowa, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Gowa, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dan Ketua IDI Cabang Gowa.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos

Sulsel

Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Secara Mandiri Lapak Dagangannya

Sulsel

Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

Sulsel

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak Tiga Titik di Tallo Berjalan Tertib dan Lancar

Sulsel

Isi WFH dengan Kebersihan, Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Jumat Bersih

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan