Home / Tak Berkategori

Selasa, 28 Juni 2022 - 18:32 WIB

Bupati Wajo Tampil di Forum Nasional Ulas Inovasi Go Cantik Tanggulangi Infeksi Dengue

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud, kembali mendapat kepercayaan menjadi pembicara pada forum nasional. Kali ini, kepala daerah bergelar doktor itu tampil di Web Seminar (Webinar) ASEAN Dengue Day secara virtual lewat aplikasi Zoom Meeting, Selasa (28/6/2022).

Amran Mahmud memaparkan tentang “Best Practice dari Kabupaten Wajo (Go Cantik) Upaya Penanggulangan Dengue”. Meskipun tengah dalam perjalanan untuk agenda lainnya–karena pentingnya acara ini–orang nomor satu di Kota Sutera ini tetap menyempatkan hadir dan berbagi ilmu pada webinar ini.

Selain Amran Mahmud, dua pembicara yang telah memaparkan materinya, yaitu R. Budiono Subambang dari Dirokterat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Eppy Lugiarti dari Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa PDTT, dipandu Rita Kusriastuti selaku moderator.

Sekitar 30 menit, Amran Mahmud menjelaskan bahwa Go Cantik adalah akronin dari Gerakan Wajo Cari Jentik yang merupakan inovasi dari Dinas Kesehatan. Go Cantik merupakan gerakan untuk mencegah infeksi dengue di Kabupaten Wajo dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga:  Wakil Bupati Pinrang Sidak Kantor Camat Cempa dan Dnas Bina Marga

“Tentu output yang diharapkan adalah meningkatnya peran serta keluarga dan masyarakat dalam pencegahan infeksi dengue melalui Go Cantik,” terang Amran Mahmud.

Amran Mahmud menuturkan bahwa inovasi ini sudah diformulasikan menjadi aplikasi untuk smartphone. Aplikasi Go Cantik terdiri dari Fitur Masyarakat yang di dalamnya menu Pelaporan Masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui ada yang terkena infeksi dengue ataupun rumahnya sudah bebas jentik dan menu Informasi DBD yang memberikan informasi dengue kepada masyarakat.

“Juga ada Fitur Petugas yang memiliki menu pendataan yang digunakan oleh petugas puskesmas atau kader untuk menginput data survei. Kemudian menu detail data desa yang menampilkan data desa yang sudah disurvei dan diinput,” jelas Amran Mahmud.

Baca Juga:  Hadirkan Tema “KURMA” di Ramadan 2026, Hotel Gammara Tawarkan 10 Sambal Spesial dan Promo Early Bird Rp150 Ribu

Berdasarkan data, sejak Go Cantik ini diluncurkan dan diterapkan pada Agustus 2021, distribusi kasus dengue di Wajo menunjukkan penurunan. Dari tahun 2021 sebanyak 178 kasus, sementara untuk 2022 ini per Juni 45 kasus.

“Tentu ini semua berkat kerja sama dari seluruh Forkopimda, OPD terkait, instasi vertikal, serta seluruh stakeholder terkait dan tidak kalah pentingnya adalah peran serta masyarakat Kabupaten Wajo. Kebersamaan ini perlu kita pertahankan agar Kabupaten Wajo pada tahun-tahun berikutnya bisa nol kasus dengue,” tuturnya.

Pada kegiatan yang diikuti lebih 500 peserta perwakilan dinas kesehatan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dan petinggi kementerian kesehatan serta beberapa pakar kesehatan ini, Amran Mahmud menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkeu) kepadanya untuk berbagi tentang upaya pencegahan infeksi dengue melalui Go Cantik.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers

Sulsel

Udin Shaputra Malik Dorong Sinergi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Sulsel

Respons Aduan di Lontara+, Pemkot Makassar Gerak Padamkan Kebakaran Sampah di Jalan Leimena