Lanjut Amirai menambahkan, salah satu hak anak adalah mendapatkan pemanfaatan waktu luang yang positif.
“Jadi di lorong wisata nantinya harus aman terhadap anak-anak seperti gotnya ditutup, tidak ada tanaman berduri dan mendapat pendidikan serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri puluhan anak dan team kakak-kakak dari FAM yang juga memberikan edukasi langsung kepada anak-anak yang hadir.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















