MEDIASINERGI.CO
SOPPENG – Menyikapi keluhan masyarakat atas kondisi langkanya tabung Liquefied Petroleum Gas(LPG) 3 kg, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Lapajung dan Kelurahan Salokaraja Aiptu Ibrahim menyambangi pangkalan LPG 3 kg di Jalan Pattawanua Lapajung Kecamatan Lalabata, Kamis 16 Juli 2026.
Pada hari yang sama didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menyambangi sekretariat kelompok tani Seppae Cenrana Kelurahan Salokaraja. Dikedua lokasi yang disambangi Aiptu Ibrahim sekaligus menyosialisasikan Call Center Polri 110 apabila ada gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.
Kepada pemilik pangkalan diajak untuk bersama sama menjaga situasi kamtibmas serta diingatkan tidak melakukan penimbunan gas elpiji dan menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran di musim kemarau saat ini.
Begitupula kepada para petani diajak untuk terus menjaga keamanan lingkungan pertanian melalui kerjasama yang baik dengan pemerintah, meningkatkan kewaspadaan pencurian pompa air, mengedepankan musyawarah apabila terjadi perselisihan terkait pembagian air irigasi dengan melibatkan PPL, ketua kelompok tani, pemerintah kelurahan. Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP H. Husain, S.Sos., S.H., M.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan pendekatan preventif guna memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan memberikan mmanfaat bagi masyarakat yang berhak. Kepada pelaku usaha termasuk pengelola pangkalan LPG untuk bersama sama mematuhi aturan yang berlaku.
Tentang kunjungan Bhabinkamtibmas bersama PPL ke kelompok tani menurut kapolres merupakan bentuk sinergi mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Petani memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan. Makanya kami terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk hadir memberikan pendampingan, edukasi dan membangun komunikasi yang baik agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan musyawarah serta situasi kamtibmas tetap terjaga, demikian kapolres. (mar)
















