Amran Mahmud pun meminta kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Wajo untuk memanfaatkan kedatangan jajaran PT Sarimadu Jayanusa sekitar empat hari ke depan agar bisa menyosialisasikan program ini ke seluruh kecamatan.
“Kita berharap, kerja sama dengan Bapak Aria nanti di bidang ketenagakerjaan, selain untuk pengiriman tenaga kerja mungkin juga akan berkembang kepada pengembangan BLK kita dan program lainnya. Karena beliau adalah pengusaha muda dan punya modal,” bebernya.
Sementara, Direksi PT Sarimadu Jayanusa, Aria Alvian Pranata, menjelaskan bahwa sampai saat ini perusahaannya yang bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI belum pernah ada cacat sedikit pun. Perusahaannya bekerja sama dengan 23 negara, yang efektif sekarang adalah di empat negara, yaitu Malaysia, Hong Kong, Taiwan, dan Singapura.
“Untuk di Malaysia ini dibutuhkan asisten rumah tangga dengan gaji Rp5,12 juta sampai Rp6,2 juta dan perawat lansia khusus wanita dengan gaji Rp6,06 juta sampai Rp7,2 juta masing-masing per bula dengan masa kontrak dua tahun. Ini semua kita fasilitasi gratis,” urainya.
Aria juga menjelaskan program lainnya di sektor ketenagakerjaan yang membutuhkan skill dan pelatihan lebih khusus, tetapi berbayar sebesar Rp8 juta, disubsidi oleh perusahaan Rp3 juta sehingga calon tenaga kerja cukup membayar Rp5 juta.
“Sektor ini di antaranya perkebunan, peternakan, konstruksi, dan pertukangan dengan gaji sekitar Rp8,5 juta per bulan,” katanya.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















