MEDIASINERGI.CO WAJO — Kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Wajo. Dalam waktu dekat, pembangunan Pasar Tempe dipastikan akan dilanjutkan setelah sempat terhenti selama beberapa bulan.
Sesuai penyampaian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan ke Bupati Wajo, Amran Mahmud, pembangunan Pasar Tempe sudah mulai dilakukan setelah menentukan pemenang tender.
“Kita sudah lakukan tender ulang, dan tender untuk lanjutan pembangunan Pasar Tempe ini akan dikerjakan oleh PT. Djasa Ubersakti dengan nilai kontrak Rp41,2 milyar. Adapun kontraknya multiyears dan berakhir pada bulan Mei 2023 tahun depan,” sebut PPK Satker BPPW Reno Bayuaji saat bertemu dengan Bupati Wajo, Amran Mahmud di ruang kerja bupati, Selasa (30/8/22).
Reno Bayuaji bersama tim yang mewakili Kepala BPPW Sulsel, secara khusus menemui Amran Mahmud untuk melaporkan dan menyampaikan rencana kelanjutan pembangunan ini.
Menurutnya, pihaknya telah melakukan
Mutual Check Nol (MC0) sebagai salah satu tanda jika pembangunan yang menggunakan APBN itu segera dimulai kembali. Karena itu, pihaknya memohon dukungan dan kerja sama Pemkab untuk kelancaran pembangunan.
“Kami mohon dukungan dan kerja sama dari Bapak Bupati, jajaran Pemkab dan masyarakat Kabupaten Wajo demi kelancaran pembangunan Pasar Tempe agar bisa segera dinikmati masyarakat,” tambahnya.
Sementara, Amran Mahmud menyampaikan rasa syukur atas dilanjutkannya pembangunan Pasar Tempe ini. Ia mengaku bahwa beberapa hari sebelumnya, dirinya telah menemui Kepala BPPW Sulsel di Makassar.
















