Sementara itu, Prof Nasaruddin Umar yang tak lain Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an di Jakarta, sebelum menyampaikan hikmah maulid, terlebih dahulu mengenang masa remajanya saat menimba ilmu di As’adiyah.
Ia mengaku bangga lahir dari rahim As’adiyah. Begitu pun memuji tradisi perayaan dan peringatan keagamaan di Wajo yang selalu ramai, dan masih terjaga sampai sekarang. Ia berharap pengembangan keagamaan di Wajo terus meningkat.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Yunus menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dari panitia dan masyarakat Kabupaten Wajo sehingga rangkaian peringatan hari keagamaan, salah satunya Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bisa berjalan dengan baik.
“Tentu ini juga tidak lepas dari bimbingan, arahan dan petunjuk serta partisipasi yang luar biasa dari Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan, kegiatan ini dihadiri oleh ribuan jamaah, termasuk jajaran Forkopimda, Anggota DPRD, Sekda bersama para kepala OPD, camat, Pimpinan Pusat PP As’adiyah Sengkang, Pimpinan instansi, perbankan, perusahaan, organisasi, ormas islam, Ketua TP PKK bersama Pimpinan Organisasi Wanita, ASN, santri, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta lintas profesi lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Wajo juga menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja keagamaan.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















