“Sekarang beberapa daerah telah berkunjung studi tiru melihat peralatan yang dipakai untuk membuat pakan ikan, seperti di antaranya Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Sidrap,” ungkapnya.
Nasfari menjelaskan, tujuan utama dari program ini adalah untuk mengurangi populasi ikan tokek di Danau Tempe yang sangat meresahkan nelayan. Selain itu, sebagai upaya persuasif agar mereka tidak membuang kembali ke danau ikan tokek yang ikut tertangkap.
“Kita juga berharap kepada pembudi daya, khususnya budi daya ikan, agar bisa menggunakan pakan dari olahan ikan tokek ini yang berdasarkan penelitian kandungan proteinnya sangat tinggi,” tuturnya.
Nasfari pun berharap agar masyarakat, khususnya nelayan, bisa terus membantu dan mendukung program Tiktok Jablay ini.
Sebagai informasi, inovasi Tiktok Jablay ini keluar sebagai juara satu pada Lomba Inovasi Daerah yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Wajo yang digelar beberapa waktu lalu.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















