
Karir terakhir beliau di Kejaksaan Negeri Wajo, sebagai kasubagbin yang merupakan posisi orang kedua dikejaksaan negeri wajo. Wanita dengan perawakan kecil namun lincah melahirkan 7 anak dengan 3 wanita dan 4 laki laki serta 11 orang cucu. Masa pensiunannya dihabiskan untuk melakukan kegiatan bersama anak dan cucu serta menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh yayasan tiara kemilau insani, almarhumah adalah penasehat dan pendiri yayasan tersebut. Dimasa hidupnya kesehatannya hampir dianggap tidak ada penyakit dan sehat.
Diabetes dan hipertensi merupakan penyakit yang diderita setelah pensiun. Terakhir kanker usus besar yang telah menggerogoti tubuhnya terdiagnosa september 2021 lalu, telah dilakukan operasi pemotongan usus pada november 2021. Setahun dijalani dengan kemoterapi.
Bagi anak anaknya serta kemanakannya bahwa almarhumah memiliki jiwa besar dan semangat yang tinggi untuk sembuh. Namun perjuangannya tidak dapat melawan takdir Allah SWT.
Keluaraga besar menyampaiakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen, dokter dan perawat rumah sakit bhayangkari Makassar merupakan falkes tempat dioperasi, Rumah Sakit Hikmah Citra Medika Sengkang sebagai falkes pelayanan terakhir bagi almarhumah, PMI Kabupaten Wajo, Pemerintah Kabupaten Wajo, Kepala Kejaksaan Negeri Wajo bersama seluruh jajaran, dr. Erwin Syarifuddin ahli bedah usus, dr Rasyidi R. Juhamran sekeluarga, Pembina Tilawatil Quran Kabupaten Wajo atas inisiasi melakukan khataman al-quran dan doa bersama, Segenap keluarga, tetangga, handai tolan, kerabat yang terus menerus memberikan semangat baik pada masa hidup maupun pada saat telah meninggal(***)
















