Home / Advertorial

Rabu, 9 November 2022 - 17:52 WIB

Rakernas 2022 di Bali, Amran Mahmud Harap ADPMET Fasilitasi Pemanfaatan Gas Menuju Net Zero Emission

MEDIASINERGI.CO KUTA — Bupati Wajo, Amran Mahmud, tampil membawakan sambutan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) 2022 di The Anvaya Beach Resort Bali, Kuta, Bali, Rabu (9/11/2022). Sosok kepala daerah bergelar doktor itu mewakili Ketua Umum ADPMET, Ridwan Kamil, yang berhalangan (masih di perjalanan).

Forum nasional ini dihadiri jajaran pejabat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Kementerian ESDM RI, hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Selain itu, para gubernur, bupati, wali kota, dan pimpinan perangkat daerah penghasil migas anggota ADPMET, Sekretaris Jenderal ADPMET, para pakar ADPMET, serta pimpinan BUMD migas anggota ADPMET.

Amran yang juga Wakil Ketua Bidang Transisi Energi ADPMET menjelaskan, Rakernas bertema ADPMET Pledge for Transition & Net Zero Emission 2060 yang dilaksanakan ini merupakan upaya dan komitmen bersama untuk akselerasi transisi energi daerah penghasil migas.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Ingatkan Kreativitas di Porseni SMPN 6 Makassar

“Hal ini dilakukan dalam rangka untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan mencapai tujuan Net Zero Emission pada tahun 2060. Kondisi tersebut tentunya merupakan kebutuhan untuk kita dan anak cucu kita nanti demi mewujudkan energi yang lebih bersih,” kata Amran.

Untuk mewujudkan hal itu, kata dia, pemerintah pusat dan daerah wajib mempunyai kebijakan energi yang tepat dengan langkah atau tahapan yang terukur dan arah tujuan jelas.

Amran mengurai bahwa ke depannya industri gas akan sangat berperan penting bagi pertumbuhan energi nasional. Hal itu tecermin dalam kebijakan energi nasional yang mengamanatkan gas bumi untuk digunakan secara optimal sehingga pemanfaatan gas bumi paling sedikit 22 persen pada 2025 dan paling sedikit 24 persen pada 2050.

Baca Juga:  Kreativitas Petani Desa Buae Sidrap, Tanam Pisang Cavendish Tumpang Sari dengan Kacang Tanah

“Tentu saja keberlangsungan produksi gas dan ketersediaan infrastruktur menjadi kunci penting demi target gas tersebut. Saat ini indonesia memiliki cadangan gas lebih besar daripada minyak. Selain itu, pemanfaatan gas bumi serta minyak bumi saat ini harus pula dilakukan dengan menggunakan teknologi-teknologi yang ramah lingkungan dan meminimalisir limbah,” jelasnya.

Amran juga menjelaskan peran ADPMET sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengelolaan sektor migas dan energi terbarukan perlu diperkuat melalui penguatan organisasi, sinergi BUMN-BUMD, dan penguatan kordinasi serta hub investasi dalam pembangunan infrastruktur migas dan energi terbarukan di daerah.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anak Cucu La Patau Matanna Tikka Bakal Berkumpul di Bone, Haul ke-312 Disiapkan Meriah

Advertorial

Dosen FT UNM Gelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru IGTKI Kecamatan Pattallassang, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital

Advertorial

Dosen UNM Dampingi Remaja Parambambe Kelola Sampah dengan Teknologi IoT

Advertorial

Tingkatkan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar: Dosen Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Coding Menggunakan Code.org

Advertorial

Wajo Benahi Data Pembangunan, Seluruh OPD Dikumpulkan di Diskominfotik

Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Kredit Konstruksi Rp17,5 Miliar, Makin Mudahkan Peserta Miliki Rumah

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja