Sementara, Ketua Karang Taruna Wajo, Abd. Rahim, membenarkan penghargaan diberikan kepada Bupati Wajo atas kepeduliannya dengan perkembangan Karang Taruna di Wajo. Apalagi banyak kegiatan Pemkab Wajo yang disinergikan dengan Karang Taruna Wajo.
“Untuk membantu program pemerintah, Karang Taruna Kabupaten Wajo mendapatkan bantuan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) sebesar Rp500 juta kepada UMKM tahun 2021 serta dukungan lainnya. Bapak Bupati juga melibatkan Karang Taruna pada program bantuan listrik gratis. Mulai pendataan, pemasangan, hingga pengawasan, serta berbagai kegiatan sosial,” ungkap Rahim.
Kesemuanya itu terdokumentasi dan dilaporkan ke Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang kemudian merekomendasikan Bupati Wajo sebagai penerima Aditya Karya Mahatva Yodha 2022.
Rahim menegaskan, Karang Taruna Wajo siap bersinergi dengan Pemkab Wajo untuk membantu kegiatan sosial dalam rangka mewujudkan program pemerintah dan menyejahterakan masyarakat.
“Terima kasih kami haturkan kepada Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memercayakan dan merekomendasikan Kabupaten Wajo sebagai penerima penghargaan ini,” tuturnya.
Diketahui, Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha 2022 ini diberikan kepada 32 tokoh dan kepala daerah di Indonesia.
Untuk Sulsel hanya tiga kabupaten yang meraih anugerah ini. Selain Amran, ada Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, dan Bupati Maros, Chaidir Syam.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















