Seledri juga dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.
Beberapa penelitian pada hewan mengaitkan asupan seledri dengan penurunan kadar kolesterol yang signifikan.
Namun, tetap saja, penelitian manusia tetap dibutuhkan.
Potensi kerugian
Meskipun jus seledri umumnya dianggap aman, kita tetap harus waspada terhadap beberapa kemungkinan potensi kerugiannya.
• Kehilangan serat
Saat membuat jus seledri, kita akan kehilangan serat makanan yang bermanfaat dari tanaman tersebut.
Satu ikat seledri – sekitar sembilan batang – mengandung sekitar sembilan gram serat, sementara 475 ml jus hanya mengandung jumlah yang sedikit.
Asupan serat dikaitkan dengan banyak manfaat, mulai dari peningkatan penurunan berat badan hingga kesehatan usus.
• Sodium bisa bertambah
Potensi kerugian lain dari jus seledri adalah asupan natrium yang berlebihan.
Seledri secara alami tinggi natrium, dengan satu batang menyediakan 32 mg dan 475 ml jus bisa mengandung lebih dari 400 mg.
Departemen Kesehatan AS merekomendasikan agar orang dewasa menjaga asupan natrium harian mereka di bawah 2.300 mg sebagai bagian dari makanan sehat.
Jadi, jika kita sudah mengonsumsi banyak garam dalam sehari, sebaiknya hindari segelas jus seledri karena asupan natrium berlebih dapat meningkatkan tekanan darah.
Ditambahkan ke minuman lain
Jus seledri dapat dikonsumsi sendiri atau ditambahkan ke minuman lain seperti smoothie hijau.
Minuman ini biasanya mengandung berbagai macam buah dan sayur.
Ini membuat minuman bergizi seimbang yang masih memberikan beberapa manfaat jus seledri.
Terlebih lagi, kita dapat melengkapi smoothie dengan sumber protein seperti yogurt atau bubuk protein, serta sumber lemak seperti selai kacang atau alpukat untuk peningkatan kesehatan tambahan.(*)
















