Begitupun terkait permasalahan lainnya, Amran Mahmud meminta kepada OPD yang menjadi leading sektor permasalahan untuk bisa mencarikan solusi dan upaya terbaik menangani hal tersebut.
“Tentunya juga dalam survey itu ada yang namanya margin error. Namun, saya yakin bahwa tingkat kebenaran dari survei ini minimal 80 persen, sehingga diharapkan apa yang menjadi temuan masalah dari hasil survey ini untuk menjadi perhatian OPD terkait,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda, Andi Pallawarukka yang memimpin jalannya ekspose ini menyampaikan bahwa survei ini dilakukan atau dimulai sekitar dua bulan lalu. “Jadi data atau hasil yang disajikan adalah data terbaru untuk 2022,” ucapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD dan Camat serta tim dari Trans Institute.(Saf)
Editor: Manaf Rachman















