Sementara, Wakil Bupati Wajo, Amran, pada kesempatan ini didaulat meluncurkan 1.000 kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Amran menyampaikan terima kasih atas sinergitas dari semua pihak selama ini.
“Mudah-mudahan kerja kita bisa terus terus ditingkatkan untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya petani,” ucap Amran.
Kepala DPKP Wajo, Ashar, menyampaikan rakor ini bertujuan melihat dan evaluasi perkembangan pertanian selama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Amran Mahmud dan Amran, atau duo Amran.
“Saat ini, luas lahan baku sawah Wajo seluas 101.325,56 hektare dengan produksi padi di Wajo terus meningkat. Mulai tahun 2019 produksi kita 721,281 ton, tahun 2020 sebanyak 723,623 ton, tahun 2021 sebanyak 778,832 ton, dan terakhir tahun 2022 ini sudah mencapai 942,125 ton atau mendekati target 1 juta ton yang menjadi harapan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati,” beber Ashar.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Makassar Raya, Hendrayanto, menyampaikan BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan terhadap resiko sosial, khususnya pekerja.
Diketahui, pada kegiatan ini juga dilakukan pengukuhan dan penyematan rompi pengurus Agen Perisai Kantor Ikatan Perlindungan Pekerja Tani Wajo serta penyerahan buku tabungan dan ATM BNI. Selain itu, ada penyerahan santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada dua orang ahli waris petani.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















