Betapa tidak, isteri saya dari Kabupaten Jeneponto dan yang menerima lamarannya adalah orang tua Camat Tamalate saat itu.
Dengan demikian, saya telah menjadi satu kesatuan, ujar Rudiyanto yang mendapatkan gelar sebagai “Karaeng Gassing” di Jeneponto.
Selain itu, kehadiran kami disini, untuk mengenalkan diri bahwa sebagai “Anak Rakyat” andaikata tujuh tahun lalu, tidak lolos masuk Unhas, maka mungkin saya menjadi petugas empang saat ini, ujarnya.
Bisa dibayangkan, saat Kelas II SMA, ayah saya Daeng Lallo meninggal dunia, ibu saya hanya seorang guru mengaji.
Saya mungkin termasuk sedikit, anggota DPRD kemudian Sekretaris Fraksi dan sekarang Ketua DPRD Kota Makassar.
Kehadiran kami di Pa’Baeng-Baeng telah memberi energi 50 persen untuk pada saatnya nanti, dapat ikut bertarung dalam Pilwalkot Makassar di masa mendatang.
Dari kegiatan silaturahmi, Rudiyanto Lallo mengajak segenap warga Kecamatan Tamalate, untuk gerak jalan bersama pada hari Minggu 29 Januari 2023, dengan hadiah berupa Umrah, sepeda motor dan hadiah hiburan lainnya.(sdn)
Editor: Manaf Rachman

















