MEDIASINERGI.CO GOWA — Sebanyak 59.311 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Gowa telah menerima manfaat dari program Bantuan Sembako di periode 2022.
Bantuan tersebut pun diberikan dengan sistem tunai dan non tunai dengan total masing-masing Rp. 200 ribu per KPM.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus mengatakan program Bantuan Sembako 2022 ini adalah program Kementerian Sosial RI kepada masyarakat kurang mampu atau prasejahtera. Kemudian di daerah proses penyaluran diawasi dan dikawal oleh Dinas Sosial setempat.
“Jadi dalam proses penyalurannya itu ada tunai lewat PT. Pos Indonesia, dan non tunai dengan membeli produk di E-Warung yang telah disiapkan sebelumnya,” kata Firdaus, saat Rapat Koordinasi Bantuan Sembako Tahun 2023, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu 22 Februari 2023.
Khusus pada sistem penyaluran bantuan secara non tunai, dilakukan melalui Himpunan Bank Negara atau Himbara yang ditransaksikan lewat E-Warung. Di Kabupaten Gowa sendiri telah dibentuk 216 E-Warung di setiap desa dan kelurahan yang ada.
Kemudian untuk kebutuhan bahan pokok yang bisa dibelanjakan melalui E-Warung antar lain, Karbohidrat yang meliputi beras, jagung, dan sagu. Kemudian, Protein Hewani berupa telur, ikan, ayam, sapi.
“Selanjutnya Protein Nabati, itu ada tempe dan tahu. Termasuk mineral, vitamin, buah-buahan dan sayuran. Hanya saja jumlah belanjaan menyesuaikan dengan jumlah bantuan Rp. 200 ribu,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial pun telah mengawal proses penyaluran dengan sangat transparan dan maksimal.
“Pada periode program 2022 lalu penyaluran Bantuan Sembako ini kita lakukan dengan sangat baik dan merata pada semua penerima manfaat yang terdata. Sementara di 2023 ini kami belum mendapatkan jumlah penerima bantuan dari program ini,” terangnya.
















