Atal mengakui menjalankan tugas sebagai Ketum PWI Pusat tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, apalagi sekarang di era kemajuan teknologi dan informatika.
”Sebagai lembaga pers, PWI harus mengatur dan mengarahkan puluhan ribu wartawan PWI yg tersebar di Indonesia, agar dalam menjalankan tugasnya sejalan dengan kaidah-kaidah Jurnalistik sehingga menjadi seorang wartawan profesional,” ujarnya.
Dari 10 program PWI, lanjut dia, sembilan program di antaranya menyangkut pendidikan. Tetapi, ternyata di lapangan masih banyak juga wartawan anggota PWI dalam membuat karya tulisnya belum lengkap sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
Begitu pula halnya dengan kemerdekaan pers, yang bebas dan bertanggung jawab terhadap karya tulis yang dibaca masyarakat umum. ”Ini tentu masih menjadi tantangan PWI ke depan.
Karena itu, sejumlah program yang sudah saya laksanakan bersama-sama pengurus PWI Pusat di periode 2018-2023 pada periode kedua nanti bila saya terpilih kembali sudah pasti lebih dioptimalkan demi kepentingan dan kesejahteraan semua anggota PWI di Indonesia,” katanya.
”Banyak tantangan yang harus dihadapi, apalagi sekarang di era kemajuan teknologi dan informatika.
”Sebagai lembaga pers, PWI harus mengatur dan mengarahkan puluhan ribu wartawan PWI yg tersebar di Indonesia, agar dalam menjalankan tugasnya sejalan dengan kaidah-kaidah Jurnalistik sehingga menjadi seorang wartawan profesional,” ujarnya.
Dari 10 program PWI, lanjut dia, sembilan program di antaranya menyangkut pendidikan. Tetapi, ternyata di lapangan masih banyak juga wartawan anggota PWI dalam membuat karya tulisnya belum lengkap sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
Begitu pula halnya dengan kemerdekaan pers, yang bebas dan bertanggung jawab terhadap karya tulis yang dibaca masyarakat umum.
”Ini tentu masih menjadi tantangan PWI ke depan.
Karena itu, sejumlah program yang sudah saya laksanakan bersama-sama pengurus PWI Pusat di periode 2018-2023 pada periode kedua nanti bila saya terpilih kembali sudah pasti lebih dioptimalkan demi kepentingan dan kesejahteraan semua anggota PWI di Indonesia,” katanya.
”Banyak tantangan yang harus dihadapi, apalagi sekarang di era kemajuan teknologi dan informatika.
”Sebagai lembaga pers, PWI harus mengatur dan mengarahkan puluhan ribu wartawan PWI yg tersebar di Indonesia, agar dalam menjalankan tugasnya sejalan dengan kaidah-kaidah Jurnalistik sehingga menjadi seorang wartawan profesional,” ujarnya.
“Sejak kepemimpinan Atal Depari sebagai Ketua Umum, sudah puluhan ribu wartawan PWI di Indonesia yang ikut uji kompetensi wartawan. Ini harus diakui,” katanya.(*)
















