“Dulu kita belajar sangat sederhana, bahkan di jaman saya masih memakai kapur tulis. Sekarang ini sudah serba digital,” ujarnya.
Dengan Smart School ini kita diberi kesempatan belajar dari guru-guru yang professional, dari guru yang menarik dan interaktif.
“Ini sangat membantu semua. Jadikan semua ini semangat belajar. Insya Allah adik-adik nanti bisa bersaing, tidak saja di Sulawesi Selatan, akan tetapi juga di Jakarta, Jawa, bahkan bisa keluar negeri,” jelas Pungkas Bahjuri Ali.
Selain itu, ia menambahkan banyak siswa SMA diberi kesempatan belajar di luar negeri. “Jadi kalau kita belajar dengan tekun, siapapun saya kira bisa. Saya kira ini kesempatan adik-adik untuk bisa mengejar impiannya,” katanya.
Menurutnya, Smart School ini suatu teknologi yang sangat bagus yang perlu di manfaatkan, karena adik-adik di Sulawesi Selatan ini mendapatkan kesempatan pertama mendapatkan metode ini, karena belum didapatkan di tempat lain.
Dulu metode ini ia dapatkan di Amerika ketika kuliah Parcasarjana (S2) pada tahun 1997/1998. Kita rekam sekolah/kuliah, kalau kita tidak datang, kita bisa ambil rekamannya kemudian kita belajar.
Ternyata ini (Smart School) jauh lebih maju lagi, karena bisa live, bisa menjangkau banyak sekolah secara bersamaan.
“Jadi saya kira ini satu kesempatan untuk adik-adik semua belajar dengan baik, lulus SMA dengan baik, melanjutkan sekolah sebisa mungkin di manapun itu, belajar dengan baik untuk meningkatkan taraf hidup. Apapun profesinya nanti, Insya Allah dengan bekal yang baik ini, semua bisa apa yang kita inginkan,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















