Adapun pada Sabtu, 22 April 2023, Sandiaga bersua dengan Prabowo. Momen itu disebut-sebut jadi ajang Sandi berpamitan kepada Prabowo dari Partai Gerindra.
Sandi menjelaskan, ada etika dan mekanisme dalam parpol, termasuk saat hendak mengundurkan diri. Oleh sebab itu, kendati telah bertemu dan berkomunikasi dengan Prabowo secara informal, surat resmi mesti diserahkan kepada pengurus partai.
“Tentu semua ada mekanisme, administrasi, etika, hormat kepada yang saya sangat teladani Pak Prabowo. Dan saya berjuang bersama Pak Prabowo dan apa yang saya rasakan saya tuangkan di surat itu dan saya sampaikan ke Pak Dasco,” kata Sandi.
Sementara itu, Dasco tak menampik jika persamuhannya dengan Sandi membahas kabar perpindahan Sandi dari Gerindra. Adapun Sandi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra.
Dalam momen kunjungan Sandi ke kediamannya, Dasco mengaku menerima warkat yang disebut-sebut berisi pernyataan pengunduran diri. Kendati demikian, Dasco menyatakan tidak tahu-menahu isi surat tersebut mengingat belum dibuka olehnya.
“Pak Sandi sudah menyampaikan beberapa hal terutama permintaan maaf kepada Ketua Umum. Dan tadi sebelum pamit juga sudah menyampaikan satu buah surat. Saya belum buka untuk isinya,” kata Dasco.
Dasco menjelaskan, surat itu nantinya akan dibuka sendiri oleh Prabowo. Selanjutnya, informasi dalam surat akan disampaikan kepada publik.
“Selanjutnya Pak Sandi akan menempuh atau menjalani tugas-tugas baru di tempat lain,” ujar Dasco.(ima dina syafira)
Editor: Manaf Rachman
















