Menurut Rudianto Lallo, Makassar yang mewacanakan Kota Dunia harus banyak belajar dari rencana pembangunan kota yang sudah mendapat pengakuan dari mancanegara.
“Pemerintah Kota Makassar perlu mempertimbangkan untuk melakukan kunjungan kerja di Kazakshtan. Kazakshstan yang menjadi negara maju sangat layak untuk dijadikan tujuan kunjungan, apalagi Kazakshtan dikenal negara investasi terkemuka di dunia,” jelasnya.
Di kesempatan ini, kedua alumni Unhas ini saling melempar pujian. Rudianto Lallo memuji keberhasilan Andi Zulkarnain yang sukses menjadi bagian dari istana di masa muda.
Hal itu dinilai tidak terlepas dari perjuangan di kampus. “Banggalah ada anak muda dari Unhas di masa muda sukses masuk istana. Ini bagian perjuangan semasa di kampus dulu,” kata Rudianto Lallo.
Hal senada juga disampaikan Andi Zulkarnain. Dia merasa bangga ada teman angkatannya tahun 2002 di Unhas yang sukses memimpin lembaga legislatif.
Hal itu tidak gampang. Duduk di DPRD bukan hal muda apalagi menjadi pucuk pimpinan. Kendadi demikian, Kader HMI itu menyebutkan jika jiwa kepemimpinan sudah terlihat semasa di bangku kuliah.
Rudianto Lallo yang semasa memimpin Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) sudah nampak jiwa kepemimpinanya di kampus ataupun di luar kampus.
“Saya doakan semoga sukses terus dan naik kelas,” harapnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















