Lanjut ia menambahkan, dengan hasil perjuangan itu, ia mengarahkan agar setiap warga masyarakat menjaga reformasi yang sudah diperjuangkan.
Alumnus arsitektur Unhas ini juga memastikan pihaknya akan selalu tegak-lurus dengan reformasi. Apalagi buah dari reformasi ialah menghasilkan kepemimpinan Jokowi sebelumnya juga merupakan sosok masyarakat biasa.
Pius Lustrilanang mengatakan reformasi diperjuangkan dengan darah dan air mata.
“Dahulu tidak ada namanya hak asasi, kebebasan berpendapat, kebebasan pers. Tetapi hari ini kita menikmati semua kebebasan itu,” kata Pius.
Oleh karena itu, dia mengajak agar masyarakat senantiasa merawat demokrasi yang lahir dari reformasi ini.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















