Dibagi menjadi empat komisi, para delegasi nantinya akan membahas isu-isu strategis berkaitan dengan pembangunan kota maju. Forum ini juga melibatkan delegasi pemuda Singapura.
Delegasi pemuda baik Indonesia maupun Singapura akan membahas empat tema. Diantaranya digitalization, future leader, empowerment, dan sustainability.
“Mereka nanti akan menyuarakan pandangan untuk mencari solusi dari permasalahan yang dibahas,” ungkapnya.
Bahkan, akan ada sesi khusus Singapore-Indonesia Youth Bilateral Forum yang membahas terkait peningkatan hubungan kerja sama antar pemuda Indonesia dan Singapura.
Selanjutnya, akan ada Commission Meeting yang hanya melibatkan delegasi pemuda dari 98 kota di Indonesia.
Mereka akan melakukan analisis mendalam, mengusulkan kebijakan, dan merumuskan langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan.
“Hasilnya akan disampaikan pada saat puncak acara Rakernas APEKSI XVI di hadapan 98 wali kota se-Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto terus mematangkan persiapan event Youth City Changers yang menjadi rangkaian kegiatan Rakernas APEKSI XVI di Makassar.
Mulai dari venue, logistik, air bersih, hingga keamanan. Apalagi kegiatan ini tidak hanya melibatkan delegasi pemuda dari 98 kota di Indonesia tetapi juga pemuda dari Singapura.
“Awal dari event seperti APEKSI kesan pertama yang sangat menentukan. Event yang pertama adalah Youth City Changers di Tokka, kalau ini sukses maka akan membuat orang antusias sehingga acara ini yang sangat menentukan,” tegas Danny.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















