Dengan hadirnya program ini, Tito berharap mampu memacu kepala desa agar memiliki kemampuan kepemimpinan yang andal dan dapat memahami sistem pemerintahan.
Sehingga, pemerintahan desa dapat terhindar dari persoalan hukum akibat ketidaktahuan dalam memahami sistem birokrasi dan semakin maju.
Tak hanya itu, Tito berharap program tersebut juga dapat mengembangkan skill kewirausahaan bagi kepala desa.
Menurutnya skill tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan realisasi Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Kunci pembangunan desa itu adalah pada figur pemimpinnya, kepala desa,” tandasnya.(nes/sinergi)
















