“Untuk kemudahan pelayanan publik dan investasi, kita harapkan untuk optimalisasi Mall Pelayanan Publik, sederhanakan prosedur dan persyaratan layanan serta digitalisasi layanan,” ucapnya.
Termasuk juga, Amran Mahmud meminta untuk tetap memastikan sinergitas program prioritas nasional dengan program pemerintah daerah serta menjaga stabilitas soial, politik, kemanan, ketentraman dan ketertiban.
Pada kesempatan itu Amran Mahmud meminta Inspektorat memperbaiki daftar hadir undangan rapat koordinasi ini, khususnya dari jajaran Pemkab Wajo, karena ini akan menjadi evaluasi sebagai ni sebagai bentuk keseriusan untuk percepatan pencapaian 8 program prioritas Pj Gubernur Sulsel, termasuk fokus untuk melakukan langkah langkah strategis mengantisipasi elnino.
“Saya harap kita semua segera action. Kami bersama Pak Wabup dan Forkopimda juga akan segera turun meninjau langsung ke lapangan,” ucapnya.
Sementara, Wakil Bupati, Amran turut menjelaskan khususnya penanganan stunting. Menurutnya, stunting ini menjadi pekerjaan bersama.
“Kami ucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, Petugas Kesehatan, Pemerintah Setempat serta semua pihak yang telah membantu penanganan stunting serta program prioritas kita yang lain,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, jajaran Forkopimda dan Pimpinan Instansi Vertikal juga turut memberikan arahan dan dukungan untuk pencapaian 8 program prioritas Pj Gubernur Sulsel di Wajo.
Sebelumnya, Sekda Wajo, Armayani menyebut dari Delapan program prioritas tersebut, ada beberapa poin yang setiap pekan dilakukan zoom dengan Mendagri, diantaranya pengendalian inflasi, penanganan stunting dan gizi buruk, ketahanan dan kedaulatan pangan. “Kita dari Pemda bersama pihak terkait menghadiri kegiatan tersebut,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan launching gerakan Desa Peduli Inflasi (DESI) Kabupaten Wajo sebagai upaya penanganan inflasi.(Zah)
Editor: Manaf Rachman
















