“Semoga niat tulus kita hari ini memohon kepada sang Maha Kuasa, meskipun BMKG awalnya meperkirakan hujan baru datang pada bulan November, kita berharap bulan Oktober ini hujan akan datang di daerah kita ini,” harapnya.

Amran Mahmud juga mengungkap bahwa selama satu bulan terakhir, pihaknya sudah menyisir beberapa wilaya di Wajo yang kodisinya sudah meprihatinkan, utamanya di pesisir danau yang selama ini hanya mengandalkan air sungai. “Selama kemarau ini, kami tugaskan BPBD untuk membantu setiap hari menyuplai air bersih pada masyarakat kita,” ungkapnya.
Ketua DMI Wajo ini menyebut menyebut bahwa kemarau ini sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat, selain krisis air bersih, juga banyak lahan pertanian yang mengalami kekeringan. Padahal sektor pertanian meruapak salah satu faktor penggerak ekonomi.
“Mudah-mudahan ikhtiar yang kita laksanakan bersama-sama hari ini, semoga Allah membukakan pintu rahmat-Nya untuk menurunkan hujan sebagai salah- satu sumber kehidupan masyarakat kita. Terima kasih atas kehadiran semua yang mengikuti shalat istisqa ini,” harapnya.(Zah-Saf)
Editor: Manaf Rachman
















