Home / Sulsel

Jumat, 2 Februari 2024 - 14:38 WIB

Komitmen Wujudkan Makassar Zero Stunting, Danny Pomanto Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2023

Wali Kota Makassar, yang Diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan, Mohammad Syarief, Menerima Penghargaan dari CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis 1 Februari 2024

Wali Kota Makassar, yang Diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan, Mohammad Syarief, Menerima Penghargaan dari CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis 1 Februari 2024

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Komitmen Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dalam mewujudkan Makassar dan Indonesia zero stunting mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.

Rumah Zakat memberikan penghargaan kepada Danny Pomanto sebagai Tokoh Pemberdayaan 2023 atas komitmennya dalam upaya penurunan angka stunting di Kota Makassar.

Piagam penghargaan tersebut diberikan CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha kepada Wali Kota Makassar, Danny Pomanto yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mohammad Syarief, di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis 1 Februari 2024.

Rumah Zakat adalah salah satu lembaga atau filantropi yang mengelola zakat masyarakat secara profesional sesuai aturan Al Qur’an dan hadis.

Kabag Kesra Makassar Mohammad Syarief mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Wali Kota atas komitmennya dalam penurunan angka stunting.

“Alhamdulillah, Makassar dinilai sebagai pemerintah kota yang mempunyai terobosan dalam penanganan stunting dengan program 1 Warung 1 Anak Stunting, sehingga persoalan masyarakat dapat ditangani dengan memberdayakan masyarakat,” kata Mohammad Syarief.

Pemkot Maksssar di bawah kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto saat ini konsen terhadap penurunan angka stunting di Kota Makassar.

Selain program 1 Warung 1 Anak Stunting, Pemkot Makassar juga membentuk Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) sebagai upaya untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Bahkan tahun ini pemerintah kota sudah mulai fokus pada pemenuhan gizi anak-anak yang terdata stunting. Pemerintah kota akan memfokuskan anggaran dana kelurahan untuk penanganan stunting berupa bantuan makanan.

Jadi tidak lagi sekadar sosialisasi ke masyarakat sebagai upaya pencegahan, tapi sudah pada tahap intervensi menuju zero stunting.

Dengan harapan stunting di Kota Makassar yang saat ini berada di angka 3,14% berdasarkan data EPPGBM periode Agustus 2023 atau sekitar 2.734 dapat dizerokan.

“Secara umum angka stunting kita terus mengalami penurunan, dan ini yang terus kita intervensi untuk mewujudkan Makassar Zero Stunting,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

PINRANG

Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran

Sulsel

Sidak Layanan BPJS di Dinsos-PMD, Bupati Takalar Tekankan Pelayanan Harus 5 Menit Selesai

Sulsel

Terima Audiens Danyon 432/Kostrad, Bupati Daeng Manye Bahas Latihan di Takalar

Sulsel

Reses di Simpursia, Amshar A Timbang Tampung Aspirasi Warga soal LISA hingga Bansos

PINRANG

Sekda Pinrang Calo Kerrang, Bidan Memiliki Peran Strategis dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Makassar

Buka Konferda V API Sulsel, Brigjen TNI (Purn) Harsanto Adi Tekankan Pentingnya Konsolidasi Organisasi

Sulsel

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

Sulsel

Empat Tahun Vakum, SIM Keliling Polres Wajo Kembali Beroperasi Dipasar Tradisional

Tinggalkan Komentar