“Dengan di launchingnya aplikasi Srikandi, Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen seluruh Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Takalar untuk menjalankan aplikasi ini dan tidak ada lagi yang menggunakan proses pengarsipan surat keluar, surat masuk serta arsip lainnya dengan menggunakan tanda tangan basah, kecuali laporan pertanggungjawaban kekuatan seperti kwitansi dan semacamnya,” tegasnya.
H. Hasbi berharap semoga Aplikasi SRIKANDI dapat mempercepat dan memperlancar penyelenggaraan pelayanan publik dan menaikkan indeks terhadap layanan kearsipan sehingga Takalar menjadi salah satu kabupaten yang meraih peringkat A dari evaluasi pengawasan Kemenpan-RB.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kelapa OPD serta para ASN Lingkup Kabupaten Takalar.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















