“Bagaimana membuat rokok tidak jaya, bagaimana kita ubah mindset anak muda kita bahwa merokok itu tidak cool, dan paling penting yang harus kita terapkan, pertama kita harus benar-benar masuk ke promotif preventif jaga hidup kita dan jangan merokok dan bagaimana kita mengimplementasi dan mengeksekusi anak muda kita untuk tidak merokok dan membuat rokok itu tidak jaya if not cool man, if not life style,”ujarnya.
Pada penerimaan penghargaan tersebut, dalam keterangan resminya Andi Bataralifu menyampaikan bahwa Penghargaan ini merupakan bentuk kerjasama pemerintah dan masyarakat kabupaten wajo dalam penerapan kawasan tanpa rokok.
“Hal ini patut kita apresiasi dan pertahankan, karena merupakan kepercayaan yang telah Pemerintah Pusat berikan melalui Kementerian Kesehatan untuk Kabupaten Wajo,”haranya.
Sekadar diketahui, selain Wajo, hanya 8 daerah di Indonesia memperoleh undangan penerima penghargaan Abipraya Prasasya tersebut. Yakni, Pemkot Banda Aceh dan Bandar Lampung, serta Pemkab Empat Lawang, Musi Rawas, Lampung Tengah, Purbalingga, Bantul dan Madiun.(bri)
Editor: Manaf Rachman
















