Home / Nasional

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:34 WIB

SYL Mengirim Surat Kepada Jokowi Jadi Saksi Meringankan Dalam Kasus Korupsi

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengirim surat permintaan kepada Presiden Jokowi untuk jadi saksi meringankan dalam kasus korupsi yang menjeratnya. Namun, permintaan itu menuai komentar dari beberapa kalangan. Baik dari Istana yang skak permintaan SYL, dan NasDem yang menyetujui permintaan SYL.

Menyikapi hal ini, Staf Khusus Bidang Hukum Presiden, Dini Purwono, menganggap permintaan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi saksi meringankan dalam persidangan tidak relevan untuk diajukan.

Baca Juga:  Pemerintah Percepat Penyaluran BLT BBM kepada Masyarakat

“Proses persidangan SYL adalah terkait dugaan tindakan yang dilakukan dalam kapasitas pribadi, bukan dalam rangka menjalankan tupoksinya sebagai pembantu presiden,” ujar Dini

Kembali dia tegaskan, hubungan Jokowi dengan para menteri adalah sebatas hubungan kerja dalam rangka menjalankan pemerintahan.

“Presiden tidak dalam kapasitas untuk memberikan tanggapan atau komentar apa pun terkait tindakan pribadi para pembantunya,” bebernya.

Di samping itu, Bendum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni menyebutkan SYL adalah mantan pembantu persiden Jokowi.

Baca Juga:  Saking Idolanya, Istri Kepala Desa di Wajo Beri Nama Anaknya SYL

“Gimana pun Pak SYL mantan pembantu presiden, jadi Pak SYL berharap Pak Presiden menjadi saksi meringankan,” kata Bendum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni, Sabtu (8/6/2024).

Bahkan dia menilai, tak masalah meski permintaan SYL tidak ada korelasinya dengan Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. Menurutnya, permintaan itu tetap hak SYL.

“Itu haknya terdakwa, boleh-boleh saja, semua tergantung hakimnya nanti,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Percikan Api di Mesin Pasawat Garuda Saat terbangkan Jamaah Haji 450 ke Saudi

Nasional

Di Hadapan Presiden Jokowi, Mendagri Tito Karnavian Puji Danny Pomanto Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse

Nasional

Anies Baswedan Membatalkan Peresmian Halte Transportasi Jakarta Bundaran Hotel Indonesia

Nasional

Alwi Hamu Pimpin SPS

Nasional

Kementerian Kesehatan Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Libur Panjang dan Mutasi Varian Baru

Nasional

Masuk Nominasi Terbaik se Indonesia, YLBH Bhakti Keadilan Terima Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI

Nasional

Vaksin, 3M dan Hidup Sehat, Jurus Menyelesaikan Pandemi COVID-19

Nasional

Yusril Ungkap Wacana Kementerian Era Prabowo Bertambah Jadi 40